Cara Membuat Portofolio untuk Pemula: Bangun Karir Profesional Anda
Cara membuat portofolio digital bagi pemula: panduan kurasi karya, pemilihan platform, dan data penelitian tentang pentingnya portofolio untuk melamar
Mats Inakri
---
Portofolio adalah kumpulan dokumentasi hasil karya yang membuktikan kemampuan Anda. Di dunia kerja modern, portofolio digital sering kali menjadi faktor penentu apakah Anda akan dipanggil untuk wawancara atau tidak.
1. Tahapan Penting Membuat Portofolio
- Memilih Hasil Karya: Pilih karya yang paling relevan dengan bidang yang Anda tuju.
- Struktur Portofolio: Susun mulai dari perkenalan singkat, galeri karya, hingga detail studi kasus.
- Gunakan Platform Profesional: Gunakan website pribadi atau platform khusus seperti LinkedIn dan Behance.
2. Data Penelitian Mengapa Portofolio Itu Penting
Berikut adalah beberapa data statistik yang menunjukkan pengaruh portofolio terhadap karir:
| Aspek | Data Penelitian |
|---|---|
| Keputusan HR | 55% manajer HR menganggap portofolio lebih krusial dibandingkan resume untuk menilai skill kandidat. |
| Kecepatan Review | Perekrut biasanya hanya memberikan waktu 6-7 detik untuk penilaian awal secara visual. |
| Branding | 80% klien lebih percaya pada portofolio yang menggunakan domain pribadi karena memberikan kesan profesional. |
3. Strategi Optimasi untuk Pemula
Jangan berkecil hati jika belum memiliki banyak pengalaman. Anda bisa melakukan hal berikut:
- Masukkan proyek sukarela atau tugas akhir kuliah.
- Jelaskan proses kerja Anda (process over product).
- Pastikan tautan atau file di portofolio Anda tidak rusak.
Kesimpulan
Mulailah membangun portofolio sejak dini. Tidak perlu menunggu ahli untuk memamerkan karya, karena portofolio adalah rekam jejak pertumbuhan Anda sebagai profesional.
Sumber: Analisis strategi karir dan tips kerja.
